Usai istirahat, saya membantu di ruang Prakerin untuk mengatur perubahan data bengkel siswa di Bima. Bengkel yang belum dikonfirmasi dipindahkan ke yang sudah fix. Masalah utama tinggal pada pembuatan surat pengantar dengan penyesuaian jumlah dan nama siswa, yang direncanakan akan diselesaikan Senin nanti. Rencana keberangkatan ke Bima sendiri dijadwalkan tanggal 9, atau sekitar Jumat minggu ini.
Saya juga sempat menginput nomor-nomor kontak siswa yang tersisa, serta melakukan koordinasi dengan bengkel service AC-DC untuk meminta tambahan kuota siswa. Karena tidak ada kontak pemilik, kami harus menghubungi siswa yang sudah praktik di sana. Untungnya, nomor-nomor siswa telah diinput dalam aplikasi, sehingga lebih mudah dicari berdasarkan nama bengkel.
